Biarkan Tulisan Itu Menemui Takdirnya
Biarkan
Tulisan Itu Menemui Takdirnya
Sebaris kalimat indah itu tergores dari
ketikan jari seorang ibu yang lembut dan bijak.
Beliau bernama Dra. Sri Sugiastuti, M. Pd. Dunia kepenulisan disibak tirainya oleh beliau
dalam usia yang tidak lagi muda, menjelang lima puluh tahun. Namun tidak ada kata terlambat untuk menjadi
kaya, kaya dalam berbagai hal. Bahkan
Kolonel Sanders, pendiri Kentucky Fried Chicken yang memiliki jutaan outlet di
dunia dengan omzet fantastis, memulai resep rahasia ayam gorengnya pada umur 72
tahun. Tak pernah ada kata terlambat.
Jika Kolonel Sanders mengolah ayam,
sepertinya adalah hal yang umum saja, Ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. juga mengolah
kisah yang kita semua punya di rumah masing-masing, yaitu kisah romansa dan
biografi kedua orangtua kita. Bahan
boleh sama dengan yang lain, keunikan, keberanian, kehalusan cita rasa seni dan
ketelatenan pengolahannya itu yang akan membedakan hasilnya. Kolonel Sanders mengolah ayam dengan bumbu
tepung, yang pada masa itu dianggap aneh, sedangkan Bu Sri mengolah kisah kasih
ayah ibunya menjadi romantisme yang mengharu biru. Bahannya biasa, bumbunya yang luar biasa.
‘The power of always say “yes”’
dipraktikkan dengan sempurna oleh Bu Sri.
Ketika tawaran datang dari penerbit, meski gemetar beliau percaya diri mengambil
kesempatan itu. Dunia memang terbuka
lebar dan ramah hanya kepada mereka yang berani. Bukankah Allah Yang Maha Kuasa tidak akan
mengubah nasib suatu kaum (seseorang) tanpa usaha terlebih dahulu?
Menulis terasa mudah jika kita menuliskan
sesuatu yang kita suka dan kita kuasai.
Tips emas ini sama dengan Pak Wijaya pada sharingnya dengan
peserta Belajar Menulis XII bahwa beliau pertama kali menulis kategori kisah
nyata (true story). “Menulis
itu keterampilan, bukan bakat, jadi latihlah,tulislah berbagai ide yang
berserak di sekitar bapak ibu” kutipan
kalimat langsung dari Bu Sri inilah yang selayaknya tertanam di hati dan pikiran
kita, para penggores sejarah keabadian.
Istiqamahlah dalam menulis. Jangan
risaukan (apapun hasilnya) tetaplah menulis dan belajar mengupgrade diri
agar naik kelas. Biarkan tulisan itu
menemui takdirnya.
Bagus bgt
BalasHapusterimakasih bu, Alhamdulillah.
HapusWajib rajin berlatih menulis supaya terampil ya, bagus motivasinya, terimakasih.
BalasHapussama-sama bu. Saya atuh yang terima kasih, ibu berkenan main ke sini.
HapusKeren buu tulisannya. Mantap
BalasHapusMakasih ya bu. udah berkenan mampir.
Hapus👍
BalasHapussiap!
HapusKeren Bu...
BalasHapustrims, bu
HapusSebuah resume yang sangat bermakna dan penuh motivasi
BalasHapusterimakasih buk, buat apresiasi ibuk.
Hapusbagus bu..semangat..
BalasHapussiap.
HapusTulisannya sangat menarik.. Keren pisan bu
BalasHapusnuhuuun atuh bu.
HapusMantap... Biarkan tulisan menemui takdirnya
BalasHapusMantap... Biarkan tulisan menemui takdirnya
BalasHapussangat menginspirasi..
BalasHapusMantap bu
BalasHapusMuantap Buu...tulisannya....inspiratif kisahnya
BalasHapusMantap....saya tinggalkan jejak di sini ya
BalasHapusjejak ibu sungguh berarti buat saya
Hapus