Gurusiana dan Aku
Aku berkenalan dengan blog bernama Gurusiana dari seorang temanku dari sekolah lain. Mulanya iseng, kemudian mulai mencermati berbagai tawarannya dan akhirnya terlibat jauh. Diawali dari sekedar mengerjakan tugas pelatihan sampai akhirnya aku memutuskan untuk log in dan berkarya.
Tepatnya mulai tanggal 12 Juni 2020, aku mulai menuliskan esai pertamaku. Judulnya "Covid 19 dan Potensi Lost Generation". Naskah berantakan dengan tata bahasa mengenaskan itu malah terpilih untuk direviu dan tentu saja ditertawakan. Tak masalah, karena sifatnya mewakili karya dengan kesalahan-kesalahan umum, sehingga aku tidak merasa ditertawakan sendirian. Ada banyak kesalahan serupa dalam karya-karya yang lain.
Entah mengapa sejak saat itu, aku merasa "want getting more involved ". Maka yang tadinya coba-coba, mulai mengikuti tantangan menulis 30 hari yang mereka ajukan. Syaratnya sesuai namanya, membuat tulisan dengan kategori yang telah disediakan sebanyak satu buah setiap hari, diupload ke blog Gurusiana dan ditautkan ke FB group page mereka. Aku melakukan sampai tulisan ke 22.
Hingga akhirnya tibalah bencana berhikmah besar itu datang. Website mereka crash dan aku beserta sekian ratus partisipan tidak bisa mengupload karya. Konsekuensinya kami harus mengulang lagi dari hari 1. Tetapi akhirnya karena kesalahan bukan pada kreator, melainkan maintenance, maka kami hanya disuruh membuat 3 esai dengan tiga kategori yang berbeda. Bruh! Tapi sungguh satu hal yang patut disyukuri karena mereka yang sudah mencapai 167 dan 170 kabarnya sampai sujud syukur karena kegirangan tidak mengulang lagi dari satu.
Tetapi aku mulai mencermati karyaku sendiri. Ada kejanggalan. Mungkin karena belum terlalu paham aturan main, sehingga I made some fatal mistakes.
Aku upload dua kali pada hari yang sama, 21 Juni. Aku upload karya ke 19 pada pukul 00.12 sehingga pada tanggal tersebut karyaku kosong dan terekam oleh sistem masuk ke hari lain.
Setelah konsultasi dengan mentorku, aku akhirnya memutuskan untuk mengulang. I will start my work from #1. Here I got some notes to myself. The 30 days Challenge Writing must not be taken easy. It is hard and difficult. To face that challenge, I need some strategical points on writing. Here are the sums.
I need to devide those days of writing into some similar themes.
a. Day 1-10 I will write about : Indonesian Culture, Javanese Culture, Sundanese Culture and some traditional myth stories.
b. Day 11-20 I will write about : Parenting, relationship, best practice, the school-students theme story and marriage.
c. Day 21-30 I will write about book's review.
I will start uploding my first writing on 1st July 2020. I hope that everything will be running well.
Berkarir di Gurusiana menurutku cukup beralasan karena kita mendapatkan poin setiap kali commented, dan posted something. Today I have got 777, the nice number of points. I believe that it would be a good sign!
Komentar
Posting Komentar